Perkembangan Anak Usia 2 Tahun

Jika anda memiliki anak yang ukuran tubuh atau fisiknya lebih kecil dibandingkan anak lain seusianya, ada kemungkinan pertumbuhannya memang terganggu. Apalagi jika ia memang sering sakit atau tidak sehat, sehingga anda harus mencari apa penyebab perkembangan anak anda terganggu. Perkembangan anak usia 2 tahun merupakan awal yang penting dalam proses tumbuh kembang anak.

Ciri-ciri perkembangan seorang anak yang terganggu adalah adanya keterlambatan dalam proses tumbuh kembang anak. Misalnya anak seusianya sudah mulai berjalan, tetapi anak anda masih belum. Bahkan ia bisa berjalan lebih telat beberapa tahun, disbanding anak-anak seusianya yang perkembangannya normal.


Apa Yang Menyebabkan Perkembangan Seorang Anak Menjadi Terganggu

Ada beberapa penyebab umum yang mendasari keterlambatan atau gangguan, yang terjadi pada pertumbuhan anak dan perkembangan anak. Beberapa faktor dan kemungkinan tersebut diantaranya adalah :

1.    Adanya riwayat keluarga yang juga pernah mengalami tumbuh kembang yang  lambat.
2.  Anak tersebut lahir dengan berat badan rendah, yang tidak sesuai dengan berat badan bayi yang normal.
3.   Terganggunya hormone pertumbuhan pada anak tersebut.
4.   Rendahnya tingkat tiroksin yang disebabkan oleh hipotiroidisme.
5.   Adanya sindrom turner, yang merupakan suatu penyakit keturunan yang diakibatkan oleh kelainan kromosom.
6. Down syndrome yang artinya suatu kondisi pada anak yang di mana perkembangan fisik dan mental anak tersebut, yang diakibatkan oleh adanya suatu abnormalitas dalam hal perkembangan kromoson.
7.  Diplasia skeletal yang merupakan suatu kondisi yang menyebabkan masalah dalam pertumbuhan tulang pada anak.
8.    Anemia, yaitu anemia sel sabit.
9.    Mengalami suatu penyakit seperti ginjal, jantung, pencernaan, atau bahkan paru-paru.
10. Penggunaan obat-obatan tertentu yang dikonsumsi ibu saat hamil.
11. Mengalami kondisi gizi yang buruk.
12. Mengalami stress berat.

Gangguan Tumbuh Kembang Pada Anak

1.    Gangguan bicara dan bahasa pada anak

Kemampuan berbahasa pada seorang anak adalah indikator dari seluruh perkembangan anak yang ada. Maka jika kurang strimulasi pada anak bisa menyebabkan gangguan bicara dan berbahasa.

2.    Cerebral palsy

Adalah suatu kelainan gerakan dan juga postur tubuh, yang terjadi pada seorang anak yang tidak progresif. Hal itu disebabkan oleh adanya kerusakan yang terdapat pada sel motorik pada susunan saraf pusat, yang tidak atau belum selesai pertumbuhannya.

3.    Perawakan pendek

Penyebab dari perawakan pendek pada anak adalah, variasi normal seperti kekurangan gizi, kelainan kromosom, penyakit sistemik, atau adanya kelainan endrokin.

4.    Gangguan autism

Adalah gangguan perkembangan pervasive yang terjadi pada seorang anak, yang gejalanya muncul sebelum ia berumur 3 tahun. Pervasive ini meliputi seluruh aspek perkembangan pada anak yang ada, sehingga gangguan tersebut terbilang luas dan juga berat. Yang akan mempengaruhi anak tersebut secara mendalam.

5.    Retardasi mental

Jenis perkembangan anak usia 2 tahun yang bisa terjadi diantaranya adalah retardasi mental, yang di mana adanya kondisi yang ditandai dengan intelegensi yang sangat rendah. Biasanya jumlah IQ anak tersebut di bawah 70. Hal itu menyebabkan ketidakmampuan individu, dalam belajar dan beradaptasi terhadap tuntutan masyarakat atas kemampuan yang tidak normal.

6.    Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas

Adalah gangguan yang biasa terjadi pada seorang anak, yang di mana anak tersebut akan mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatiannya. Sehingga sering kali ia mengalami hiperaktivitas, atau tubuh yang tidak berhenti bergerak. Gerakannya pun cenderung berlebihan dan tidak normal.

Sebagai orang tua yang ingin anaknya mengalami tumbuh kembang yang baik, maka anda harus perhatikan asupan gizi dan penerapan kasih sayang yang tepat pada anak.
Latest


EmoticonEmoticon