Perhatikan Hal-Hal ini Agar Tidak Terjadi Perceraian Setelah Pernikahan


Semua orang pasti menginginkan pernikahan sekali saja dalam seumur hidup. Namun terkadang anda lupa memperhatiakan beberapa hal sebelum melangkah ke hal yang lebih serius ini.

Menikah merupakan suatu hal yang sakral dan besar dalam suatu kehidupan. Memang dalam menjalaninya tidak terlalu jauh berbeda dengan pacaran. Namun sebelum menikah sebaiknya ada banyak hal yang harus anda perhatikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan setelah pernikahan terjadi.

Menurut sebuah penelitian, kebanyakan perceraian yang terjadi pada pasangan muda yang umur pernikahannya belum mencapai sepuluh tahun.

Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa pernikahan adalah suatu hal yang menyenangkan. Tapi anda juga harus ingat, banyak hal baik maupun buruk yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk mengikat janji suci dalam sebuah pernikahan

Antara Hati dan Logika Harus Sejalan 

Anda harus meyakinkan diri sendiri terlebih dahulu sebelum melangsungkan sebuah pernikahan. Anda harus benar-benar yakin bahwa pacar anda memang laki-laki yang tepat jangan sampai anda korbankan pernikahan hanya karena keinginan keluarga untuk segera menikah. Sebelumnya harus yakin bahwa dia adalah orang yang kamu cintai dan pas di hati.

Kondisi Finansial yang Stabil 

Kondisi ekonomi atau finansial yang belum stabil bisa menimbulkan masalah dalam suatu pernikahan. Banyak sekali pertengkaran dalam sebuah pernikahan terjadi disebabkan masalah finansial hingga akhirnya terjadi perceraian.

Saat sudah menikah, ada banyak sekali pengeluaran-pengeluaran baru yang harus ditanggung bersama seperti; cicilan rumah, biaya listrik, cicilan kendaraan dan lain-lain. Pastikan sebelum anda menikah dapat memenuhi beban yang harus kalian tanggung bersama.

Mampu Mengelola Emosi

Beberapa pasangan yang sebenarnya belum siap menikah, akhirnya tidak bahagia dalam menjalani kehidupan rumah tangganya hingga menimbulkan stress yang berkepanjangan.

Hal itu terjadi karena kamu kurang pandai dalam mengelola emosi. Tentu setiap pasangan tidak ingin kehidupan pernikahannya penuh dengan pertengkaran, untuk itu perhatikan saatanda dan pasangan mengelola konflik. Jika kalian belum bisa mengelola masalah sebaiknya pikirkan kembali renacana pernikahan.

Kehidupan Menjadi Lebih Baik

Banyak sekali laki-laki maupun perempuan merasa tertekan dalam menjalani pernikahannya sendiri dikarenakan tidak adanya kebebasan. Jika pasanagan anda bisa menjamin bahwa dia tidak akan mencampuri urusan dan membiarkan anda memiliki kehidupan sendiri ini adalah hal yang positif.

Contohnya saja dalam hal perkerjaan, jika dia melarang anda untuk tidak melakukan apapun setelah menikah sebaiknya pertimbangkan lagi rencana pernihkan.

Pertimbangkan bagaimana kehidupan anda setelah hidup bersama dalam sebuah pernikahan. Jika hidup bersama akan membuat anda jauh lebih baik, berarti anda sudah siap menikah.

Hubungan akan langgeng jika kalian bisa sama-sama meraih suatu hal yang baik.Anda dan pasangan harus siap menghadapi hal-hal yang akan terjadi dalam kehidupan pernikahan nanti.

Visi yang Sepaham

 

Ketika sudah menikah hubungan intim adalah hal yang halal, untuk itu banyak pasangan menikah disebabkan alasan ini. Menikah harus diniati untuk ibadah dan membangun rumah tangga untuk menciptakan anak-anak yang baik.

Namun sebuah pernikahan membutuhkan komitmen yang besar dari hanya sekedar berhubungan intim. Sebelum menikah, anda harus merencanakan hal-hal apa yang akan kalian lakukan berama untuk mencapai tujuan-tujuan dalam pernikahan.

Apakah setelah menikah langsung menginginkan anak ataukah menunda beberapa saat terlebih dahulu, setelah menikah selama 5 tahun harus memiliki sebuah rumah dan naik haji bersama-sama dengan pasangan.

Semua hal itu termasuk  dalam visi sebuah pernikahan, kalian harus membicarakan tujuan-tujuan yang harus dicapai agar berada dalam satu jalan untuk mencapai visi tersebut.


EmoticonEmoticon